Yuk Kenalan dengan Sate Ayam Lisidu Khas Surabaya!

Diposting pada

Setiap daerah tentunya memiliki makanan khas masing-masing. Biasanya makanan khas memang memiliki bumbu dan cita rasa unik. Di Surabaya sendiri, ada banyak sekali makanan khas, salah satunya adalah sate ayam Lisidu.

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa sate ini adalah sate ayam biasa. Tetapi ternyata, sate ayam ini memiliki sedikit perbedaan dengan beberapa sate ayam lainnya. Di mana, salah satu pembedanya adalah bentuknya yang pipih.

Sate ayam ini sering dijadikan rekomendasi kuliner bagi siapa saja yang datang ke Surabaya. Tidak heran memang jika banyak orang menyukainya dan berakhir memesannya berulang kali. Untuk Anda yang penasaran dengan sate ayam ini, mari simak artikelnya sampai habis.

Berbagai Hal Mengenai Sate Ayam Lisidu yang Terkenal

Sudah Ada Sejak Lama

Sate ayam lisidu ternyata bukan makanan baru. Justru sate ini sudah ada sejak tahun 1997. Meskipun sudah lama ada, tetapi keaslian rasanya tetap terjaga.

Perintis dari usaha ini adalah Bapak Istianto. Di mana, pada saat pertama jualan, beliau berjualan di garasi rumah. Sampai beberapa kali harus pindah lokasi, sampai akhirnya punya tempat menetap saat ini.

Sejarah nama lisidu sendiri sebenarnya cukup sederhana. Nama ini terinspirasi dari plat nomor Kijang River silver milik perintis yang memiliki nomor L 1551 DU.

Memiliki Cara Pengipasan dan Pengolahannya Berbeda

Hal menarik yang bisa Anda temukan dari sate ayam lisidu adalah cara pengipasannya dari bawah. Sehingga, membuat tampilan sate bersih tanpa arang. Pengipasan ini juga membuat sate lebih enak dinikmati.

BACA JUGA  Beberapa Jenis Sate Khas Surabaya yang Bisa Anda Cicipi

Pengipasan dari bawah menjadi keunikan yang mungkin tidak akan ditemukan pada sate lainnya. Inilah yang memang menjadi ciri khas dari sate lisidu.

Biasanya, sate lisidu ini terbuat dari daging ayam kampung betina yang berusia muda. Untuk tiap tusuknya berisi 4-5 potong daging. Satenya dibakar setelah dicampur dengan rempah yang sudah dipersiapkan.

Sate ayam lisidu memiliki bentuk pipih yang katanya, mampu membuat bumbu jadi lebih meresap. Untuk potongan dagingnya pun besar-besar, sehingga membuat orang yang menyantapnya menjadi lebih puas.

Untuk bumbu kacangnya juga sangat spesial, karena terbuat dari kacang Tuban. Olahan kacangnya sendiri sudah melalu proses secara sempurna. Sehingga akan memberikan cita rasa manis dan istimewa ketika di makan.

Cita Rasa Beda dari Sate Ayam Biasa

Untuk cita rasanya sendiri, sate ayam ini memiliki rasa yang enak dengan aroma bumbu kacang terasa kuat. Teksturnya sangat empuk, ketika dikunyah pun sangatlah lembut. Bumbunya juga meresap sampai ke dalam.

Terdapat Dua Jenis Sate Ayam

Sate ayam lisidu ternyata memiliki 2 jenis pilihan. Pertama, ada sate ayam kampung dan kedua adalah sate ayam bukan kampung. Untuk sate ayam bukan kampung memiliki tekstur empuk dan tidak berminyak.

Sate ayam kampung pun memiliki cita rasa yang sangat lezat. Nah, hal menarik lain yang bisa ditemukan dari sate ayam ini adalah, Anda bisa memilih bagian daging ayam yang akan dijadikan sate.

Beberapa Kali Terpilih Menjadi Hidangan Istana Kepresidenan

Terakhir, ternyata sate lisidu sering terpilih untuk menjadi hidangan istana kepresidenan pada HUT RI. Tidak salah memang jika sate ayam ini sering dijadikan rekomendasi.

Itulah beberapa hal mengenai sate ayam lisidu yang perlu Anda coba. Sate ayam legendaris ini tidak akan pernah bosan untuk menyantapnya.

BACA JUGA  Tahu Telor Pak Jayen, Rekomendasi Kuliner Lezat di Surabaya