Wisata Sejarah Museum Keraton Sumenep

Diposting pada

b06e375e9aca035ab441d5816fd058f6.jpg thumb

Jas merah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah) merupakan seruan Bapak Proklamator kita, agar generasi berikutnya tidak mudah melupakan sejarah. Salah satu usaha pemerintah untuk menjaga agar sejarah dapat diwariskan adalah dengan membangun museum. Seperti halnya kota-kota lain yang memiliki situs bersejarah, Kota Sumenep juga memiliki museum yang merupakan salah satu destinasi wisata.

Museum Keraton Sumenep merupakan tempat Anda dapat menemukan benda peninggalan Keraton Sumenep. Beberapa diantaranya, keraton ini menyimpan peninggalan kereta emas yang kala itu menjadi memberikan dari Ratu Inggris kepada Raja Sumenep. Selain itu, terdapat juga warisan berupa kursi-kursi dan meja-meja tua, serta warisan lainnya.

Letak Museum Keraton

Tepat berada di depan museum masih berdiri bangunan dari istana keraton. Menurut sejarah, tanah ini berdiri sejak tahun 1762 yaitu dalam masa pemerintahan dari Tumenggung Arya Natakusumo I. Bangunan terdiri atas gerbang, pendopo, bangunan istana serta terdapat juga taman sare. Gerbang berada di sebelah kiri istana, bergaya bangunan Eropa, gerbang ini terkenal dengan Labang Mesem atau Gerbang Tersenyum yang merupakan akses masuk menuju kompleks istana.

Pendopo yang merupakan bekas aula pertemuan terdapat di tengah kompleks dari istana. Bangunannya sederhana, namun memiliki keunikan dengan gaya bangunan yang indah. Bangunan yang menjadi penghubung antara pendopo dengan istana disebut dengan Mandiyoso, dengan panjang kurang lebih 25 m.

Istanah Sumenep memiliki dua lantai bangunan, lantai pertama berisi empat kamar, sedangkan lantai kedua merupakan tempat menjaga putri keraton saat akan menikah. Tepat berada di kanan istana, terbangun sebuah tempat yang disebut Kantor Koneng. Tempat tersebut merupakan istana dari Bindoro Saod sebelum melepaskan pengantinnya namun, sekarang beralih fungsi untuk menyimpan senjata kuno dan alat-alat lainnya.

BACA JUGA  Rekomendasi Spot Wisata Instagramable Surabaya Yang Wajib Anda Kunjungi!

Fasilitas Museum

Secara umum, fasilitas yang berada di Museum Keraton Sumenep ini masih terbilang kurang. Namun, fasilitas mendasar seperti kamar mandi, musholah, dan beberapa fasilitas penunjang lain sudah tersedia. Seharusnya, pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas museum agar minat pengunjung bertambah.

Jika tidak didukung dengan fasilitas yang lengkap minat masyarakat mengunjungi museum tentunya dapat berkurang. Karena dapat kita lihat, fasilitas umum seperti lahan parkir saja tidak tersedia dengan baik. hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung yang parkir sembarangan.

Rute Menuju Museum

Museum Keraton Sumenep memiliki akses yang mudah dan terletak di perkotaan. Museum terletak tidak jauh dari Mesjid Agung Sumenep. Untuk mencapainya, pengunjung dapat berjalan kaki dari mesjid agung, dapat juga diakses menggunakan transportasi umum yang memiliki tarif terjangkau.

Tiket masuk Museum

Tidak perlu merogoh kocek yang mahal untuk mengakses museum ini, cukup membayar Rp. 4000 per pengunjung kita dapat bebas menikmati isi dari museum tersebut. Pengunjung dapat mulai memasuki tempat wisata ini pada pukul 07.30 dan akan ditutup pada 15.30.

Ragam Aktivitas dalam Museum

Aktivitas pengunjung di dalam museum lebih banyak bersifat edukasi sejarah. Namun, museum keraton Sumenep ini juga memiliki spot-spot yang cocok untuk hunting foto. Kita dapat mendapatkan foto-foto yang artistik di beberapa titik, seperti kantor koneng, pendopo atau di taman sare.

Selain berwisata ke lokasi yang memiliki suasana alami, sesekali kita juga perlu menyempatkan untuk mengunjungi tempat bersejarah. Museum Keraton Sumenep ini dapat menjadi pelengkap destinasi wisata Anda khususnya di wilayah Madura. Berkunjung ke museum dapat memberikan pengetahuan mengenai sejarah para leluhur, sehingga kita tidak akan mudah melupakan sejarah.

BACA JUGA  Makanan Soto Khas Sumenep Super Nikmat