Wisata Rimba Monyet Nepa: Wisata Alam Yang Asyik Dijelajahi

Diposting pada

wisata hutan kera nepa di madura redxvn hl

Ingin berwisata di pantai lepas yang memiliki sungai air tawar yang terdapat hutang mangrove? Maka salah satu tempat wisata yang harus Anda tuju adalah Wisata Rimba Monyet Nepa. Menariknya lagi dari wisata alam yang satu ini terdapat habitat monyet. Nah, untuk luas wisata yang satu ini sekitar 10 meter persegi sehingga cukup luas.

Adapun untuk Anda yang ingin mengetahui wisata Hutan Kera Nepa ini, maka terdapat beberapa informasi yang bisa Anda ketahui. Semoga informasi ini bisa membantu Anda untuk liburan menyenangkan di Madura saat ini.

Info Liburan di Hutan Monyet Nepa

Adapun wisata yang satu ini ada di Madura. Sehingga jika Anda liburan di Madura, maka Anda bisa sempatkan untuk liburan ke hutan mangrove yang terdapat pantai lepas dan sungai air tawar ini. Jika Anda mencari informasi, maka berikut ini adalah informasi yang bisa Anda ketahui tentang Wisata Rimba Monyet Nepa. Semoga informasi ini bisa membantu Anda.

1.     Lokasi Pantai Hutan Kera Nepa

Lokasi dari wisata yang satu ini berada di desa Nepa, Banyuates, Sampang, Madura. Rute dari wisata ini dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan sewaan. Jika Anda berada di Kota Sampang, maka Anda bisa menuju ke wisata yang satu ini sejauh 50 km atau melakukan perjalanan selama satu jam perjalanan.

Untuk rute lebih jelasnya, Anda bisa memanfaatkan Google Map untuk memandu perjalanan Anda. Kemudian perjalanan Anda sudah dipastikan nyaman karena Anda dapat menemukan wisata yang satu ini dengan mudah.

BACA JUGA  Serunya Wisata Waduk Klampis Di Madura

2.     Wisata Rimba Monyet Nepa yang penuh legenda

Sebenarnya daya tarik dari wisata ini selain keindahannya adalah legenda yang membawa wisata yang satu ini. Adapun beberapa legenda yang ada di hutan kera Nepa. Legenda tersebut adalah sebagai berikut ini.

Pertama, legenda dari orang yang pertama kali membabat pulau Madura kemudian diwariskan ke putranya yaitu Raden Segoro. Karena putra mahkota ini tidak memiliki anak, maka diwariskan selanjutnya ke Raden Praseno. Pewarisan tersebut membuat ricuh dan menyebabkan wilayah dibagi menjadi dua. Namun rakyat di daerah tersebut masih tetap ribut dan akhirnya dewa murka dengan mengutuk rakyat tersebut menjadi kera dan memberikan batas berupa patok pohon.

Lalu legenda kedua mengatakan bahwa Raden Segoro tidak suka dengan prajurit yang menguping pembicaraannya dengan ibunya sehingga mengutuk prajurit tersebut dengan turun-temurun menjadi kera. Kemudian Raden Segoro ini mengubah kediamannya di Pantai Nepa menjadi hutan untuk tempat tinggal para kera.

3.     Keindahan yang tidak bisa dilewatkan

Walaupun memiliki legenda yang cukup unik, tetap saja hutan kera Nepa ini benar – benar memiliki keindahan yang berbeda dengan wisata alam lainnya. Anda bisa menyusuri pantai dengan deburan ombak yang indah. Anda bisa bertualang ke hutan mangrove dan melihat kera yang ada di sana. Bahkan Anda bisa juga menikmati sungai yang ada di sekitar hutan tersebut. Jadi Anda yang senang berpetualang pasti merasakan kenyamanan. Untuk bisa masuk ke wisata ini, Anda hanya perlu membayar Rp 3.000 saja. Cukup murah dan sangat menyenangkan.

Adanya legenda pada Wisata Rimba Monyet Nepa ini membuat orang – orang menjadi sangat tertarik dengan wisata yang satu ini. Sehingga untuk Anda yang ingin berkunjung, maka Anda bisa mengajak teman Anda yang menyukai sejarah atau yang suka bertualang.

BACA JUGA  Wisata Alam Bukit Sekaran Pamekasan