Keunikan Es Coklat Tambah Umur, Kuliner Khas Surabaya

Diposting pada

Terhitung sudah lebih dari 70 tahun berdiri, popularitas kuliner khas Surabaya es coklat tambah umur seakan tak pernah pudar. Kedai minuman yang berlokasi di Jalan Simokerto ini diketahui sudah mulai dikenal sejak tahun 1950-an.

Nuansa otentik jadul dapat dirasakan baik dari resep maupun penyajian minuman legendaris satu ini. Kalau dibandingkan dengan minuman kekinian kebanyakan saat ini, tampilannya sudah jelas kalah jauh.

Namun menariknya, penikmat minuman ini masih terus awet, bahkan terus bertambah setiap harinya. Pembeli pun tidak hanya berasal dari area Surabaya dan sekitarnya saja. Banyak wisatawan luar daerah pun berbondong-bondong untuk mencicipi kelezatannya. Anda mungkin penasaran dengan keunikan minuman legend ini, berikut ulasan selengkapnya

Mempertahankan Konsep Lama

Es coklat tambah umur sejak mulai muncul hingga sekarang diketahui masih mempertahankan konsep lama. Dengan tampilan sederhana khas jaman dulu, bukan mirip seperti minuman kekinian yang sekarang ini banyak di pasaran.

Selain itu, konsep penjualannya juga masih berupa tenda di pinggir jalan. Walaupun sudah kelihatan berapa omzet per harinya, karena pengunjung tidak berhenti datang setiap waktu. Berada di tempat yang sederhana, tak membuat penikmat es coklat ini berkurang.

Sudah Dikelola Oleh Generasi Kedua

Menurut sumber yaitu Detik.com, bisnis es coklat legendaris ini kini sudah dikelola oleh generasi kedua. Sejak pemilik pertamanya yang merintis bisnis dari awal diketahui meninggal tahun 2006 silam. Kini bisnis dipegang oleh anak-anaknya.

Demi memastikan keaslian rasa, pengelola es coklat tambah umur yang sekarang tetap mempertahankan resep asli sang ayah. Seperti takaran penggunaan coklat hingga banyak sedikitnya gula yang ditambahkan. Semua dilakukan sama persis dengan sang ayah dulu.

BACA JUGA  Warung Kongde Mbak May

Bahkan pemilik juga mengklaim jika semua bahan yang dipakai untuk resep adalah merupakan pilihan. Di sisi lain, pemilik juga tidak mau membeberkan lebih jauh terkait resep dan cara meracik minuman es coklat tersebut, karena alasan rahasia keluarga.

Kelezatan Rasa dan Kesegaran Minuman Luar Biasa

Bagaimana popularitas es coklat khas Surabaya yaitu tambah umur ini memang tidak bisa diragukan. Pasalnya sudah terlihat jelas dari berapa banyak pelanggan yang membeli setiap harinya. Penjual sendiri mengaku bisa menghabiskan kira-kira 2 tong es ukuran sedang,

Omzet bisnis es coklat tambah umur pun sudah menyentuh angka 3 juta rupiah per hari. Padahal sejatinya, minuman yang dijual hanya es coklat saja tidak ada varian lain. Kualitas minuman tersebut memang juara.

Kombinasi rasa coklat dan es batunya dinilai sangat menyegarkan. Apalagi kalau kebetulan Anda meminumnya pada siang hari terik. Begitu ditelan, ada aftertaste berupa perpaduan rasa getir dan manis di mulut. Akan lebih nikmat lagi jika menikmatinya bersama roti sobek yang juga sudah disediakan.

Harganya Murah

Anda bisa menikmati segarnya es coklat legendaris ini tanpa perlu menguras kantong. Pasalnya, harganya juga cenderung tidak mahal. Segelas es coklat hanya dibandrol dengan harga Rp 8000,- an saja.

Mau menikmati es coklat tambah umur pakai tambahan roti sobek? Ide yang bagus pastinya. Lagipula harga roti sobeknya juga murah. Anda hanya perlu menambah uang sebesar Rp 2000,- saja kok.

Tidak Tertarik Membuka Franchise, Namun Ada Cabang

Sebagai bisnis yang terbilang menjanjikan, biasanya pengelola akan tertarik untuk membuka franchise. Namun pengelola kuliner minuman legend ini mengaku sama sekali tidak mau melakukannya. Pasalnya hanya mau diurus dan dikelola oleh keluarga inti saja secara bergantian.

BACA JUGA  Rekomendasi Kuliner di Surabaya, Wajib DIkunjungi Penikmat Kuliner

Walaupun tak mau bisnis jadi franchise, es coklat ini bisa juga Anda temui di Surabaya Barat. Tepatnya di sekitar area Kampus Unesa, bahkan di sana juga melayani Drive Thru juga. Pusatnya masih hanya ada di Simokerto.

Itu dia tadi apa saja keunikan dari es coklat tambah umur. Kuliner minuman legend dari Surabaya. Jadi siapa diantara Anda yang sudah mau mencoba?