Fakta-fakta Tentang Sambal Bu Rudy, Oleh-oleh Khas Surabaya Fenomenal

Diposting pada

Sebagai masyarakat Indonesia, Anda semua pasti tidak terlalu asing dengan yang namanya sambal. Sambal sebagai menu pelengkap saat makan berat atau ngemil gorengan misalnya. Di Surabaya ada oleh-oleh kuliner yang khas itu sambal Bu Rudy.

Awalnya Tidak Langsung Menjual Sambal

Dulunya, Bu Rudy sebetulnya tidak langsung berjualan sambal. Dirinya bersama sang suami lebih dulu menjual nasi dan sambal udang di tahun 2000-an. Dengan menggunakan mobil, bu Rudy dan suaminya cukup laris diburu pembeli. Pasalnya memang cita rasa masakannya cenderung enak.

Kelezatan Rasa Dari Mulut Ke Mulut

Dari menjual nasi dan sambal udang sebagai menu andalan, masakan Bu Rudy pun menjadi buah bibir. Terutama kelezatan sambal yang ditambahkan. Bu Rudy pun mengaku tidak pernah pasang iklan atau lain-lain. Segalanya serba spontan saja dan memang banyak yang mencari.

Rahasia Rasa Lezat Sambal

Sambal Bu Rudy memang sudah terkenal punya cita rasa yang khas dan lezat. Hal ini disebabkan karena dalam setiap komposisi sambal yang dibuatnya tidak menggunakan kimia sintesis.

Bahkan tidak ada tambahan pengawet sedikit pun. Selain penyedap rasa yang jumlahnya pun sedikit sekali. Atas dasar inilah, sambal buatan Bu Rudy tidak pernah bertahan lama. Paling hanya seminggu sejak tanggal produksi saja.

Apabila harga cabai sedang naik, untuk menyiasati nya, Bu Rudy bukan memilih menggunakan bahan sistesis yang berbahaya. Beliau mengaku menggunakan bahan lain yang bukan cabai supaya rasa pedasnya tetap terasa.

BACA JUGA  Rekomendasi Wisata Religi Surabaya, Mulai Dari Wisata Islami Hingga Konguchu!

Memulai Bisnis Sambal Di Awal Tahun 2001

Sambal Bu Rudy mulai dikemas pada tahun 2001, setahun setelah mendirikan bisnis nasi sambal udang. Beliau menjadikan botol sebagai kemasan produk sambalnya. Begitu muncul, sambal buatan Bu Rudy ini langsung ramai diburu banyak orang hingga sekarang.

Terdiri Dari 3 Varian Sambal

Di pasaran, Anda bisa menemukan beberapa varian sambal khas Bu Rudy. Masing-masing dibedakan berdasarkan tutup botolnya. Tutup botol kuning sambal bawang, tutup warna hijau sambal pedas, dan tutup merah berisi sambal terasi.

Setiap Hari Bisa Memproduksi Ribuan Botol

Setiap harinya, bu Rudy bisa menghasilkan ribuan botol sambal. Bahkan, rata-rata per hari bisa berproduksi sekitar 2.000 botol sambal. Jadi jangan khawatir tidak kebagian, karena sangat melimpah.

Awalnya Hanya Ada di Dharmahusada

Dulunya, sambal bu Rudy hanya bisa Anda dapatkan jika datang langsung ke lokasi produksinya. Kala itu bu Rudy hanya mampu menyewa sebuah lahan di daerah Dharmahusada. Tempat tersebut juga sekaligus menjadi pioneer restoran bu Rudy yang tersebar di beberapa tempat.

Beberapa tahun berikutnya, dari uang keuntungan dan hasil usaha, Bu Rudy pun membeli rumah yang disewanya tersebut. Sampai sekarang bahkan sudah populer sebagai restoran bu Rudy cabang Dharmahusada.

Sekarang Sangat Mudah Menemukan Produknya

Kini, seiring dengan kemajuan bisnis bu Rudy, Anda sudah tidak akan kesulitan lagi untuk mencari produknya. Selain ini Dharmahusada, Anda juga bisa bisa mendapatkannya di kupang Indah, Anjasmoro, Pasar Atom, hingga Pusat Grosir Surabaya. Bisa juga di seluruh gerai-gerai bu Rudy di Surabaya.

Itu dia tadi sekilas review tentang sambal Bu Rudy. Satu lagi mungkin Anda butuh informasi tentang harga sambal per botolnya. Tenang tidak perlu khawatir karena harga sebotol sambal khas Surabaya Bu Rudy ini tidak mahal kok. Harga yang dipatok mulai Rp 26 ribu hingga Rp 28 ribuan saja per botol. Sangat setara dengan kualitas rasa yang didapatkan.

BACA JUGA  Pesona Kampung Bulak Surabaya