Cocok untuk Menu Sarapan, 3 Nasi Campur Pamekasan yang Legendaris

Diposting pada

Sama seperti daerah lainnya, Madura juga memiliki banyak wilayah kota dan kabupaten yang memiliki ciri khas masing-masing. Salah satunya nasi campur Pamekasan yang berbeda dengan nasi campur yang ada di daerah lain.

Namun, tidak banyak orang yang tahu dan menganggap nasi campur yang ada di Kabupaten Pamekasan ini sama saja dengan lainnya. Akan tetapi, ada beberapa jenis kuliner nasi yang unik dan bisa bikin ketagihan setelah mencobanya.

3 Nasi Campur Pamekasan Legendaris

Nasi campur mungkin bukan kuliner yang asing di kalangan masyarakat, pasalnya sudah banyak orang yang menjual di banyak daerah. Meskipun begitu, ada beberapa nasi campur di Pamekasan yang khas dan wajib dicoba.

1.      Nase’ Ramoy

Nasi campur yang pertama adalah nase’ ramoy, dari segi nama kuliner satu ini sudah cukup unik sehingga menarik. Berbeda dengan nasi campur lainnya, nase’ ramoy wajib dicoba ketika berkunjung ke Kabupaten Pamekasan.

Lantas, apa yang membuat berbeda? Nasi satu ini menggunakan usus sapi sebagai olahan. Selain itu, juga tersedia ayam goreng, otak goreng, serta olahan sapi lainnya yang dibanderol dengan harga murah.

Pasalnya, wisatawan bisa menjumpai nase’ ramoy ini di berbagai warung warteg daerah tersebut. Begitu masuk ke dalam warung, orang akan mencium aroma masakan yang nikmat karena cara olahnya menggunakan tungku kayu.

2.      Nase’ Jhajan

Mengapa wajib mencoba nasi campur ini? Tentu karena masakannya yang nikmat, lezat, serta berisi olahan masakan yang berbeda. Nasi campur lainnya ada nase’ jhajan, orang bisa menjumpai nasi ini di warung sederhana bukan di restoran.

BACA JUGA  Kuliner Khas Pamekasan Nase Ramoy Patut untuk dicobain

Pasalnya, resep nase’ Jhajan di warung sederhana biasanya sudah turun temurun sehingga kelezatannya tetap terjaga. Nasi satu ini biasanya berisi sambal goreng kentang, semur daging, dendeng ragi, serta telur petis yang nikmat.

Yang unik adalah olahan pada dendeng ragi menggunakan parutan kelapa atau serundeng sebagai resep turun temurun. Harga nase’ jhajan juga cukup terjangkau untuk semua kalangan masyarakat, mulai Rp 5.000 hingga Rp 10.000.

3.      Nasi Campur Pamekasan Nase’ Jamila

Tidak kalah unik dari nase’ ramoy dan nase’ jhajan, nase’ jamila juga terkenal sebagai nasi campur yang murah meriah. Aneka nasi campur ini cukup rekomended menjadi menu sarapan ketika berada di Daerah Pamekasan, Madura tersebut.

Tidak hanya memiliki ciri khas pada kuliner sate atau soto saja, melainkan ada banyak kuliner lezat mulai camilan hingga makanan berat. Salah satunya nase’ jamila ini yang cocok sebagai menu sarapan sebelum menjelajahi objek wisata Pamekasan.

Mengambil nama dari orang yang pertama kali menjualnya yaitu Jamila, nasi satu ini memiliki menu yang berbeda. Nasi ini biasanya menggunakan lauk seperti otak atau limpa goreng, pepes tongkol, semur ati sapi, telur rebus, hati atau paru goreng, perkedel, dan sambal terasi sebagai pelengkap.

Saat berwisata ke Madura atau ke Kabupaten Pamekasan tidak perlu khawatir lagi mengenai urusan perut. Pasalnya, tersaji beragam kuliner lezat dan unik yang bisa menjadi menu sarapan atau makan siang serta malam sesuai selera.

Demikian rekomendasi nasi campur Pamekasan yang khas dan unik sehingga cocok menjadi menu sarapan saat berkunjung ke daerah tersebut. Terlebih harganya yang terjangkau sangat cocok bagi traveler tanpa perlu khawatir menguras kantong saat berwisata.

BACA JUGA  Keripik Tette Khas Pamekasan